Mon. Jun 17th, 2024

Klik DailyPesona Wisata Aceh: Dari Keindahan Alam Hingga Warisan Religi, Aceh sebuah provinsi yang terletak di ujung barat Indonesia, menawarkan kekayaan budaya dan kuliner yang luar biasa. Siapa yang tak kenal mie Aceh atau Tari Saman, yang bahkan telah diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh UNESCO? Namun, Aceh bukan hanya terkenal dengan kuliner dan kebudayaannya saja, tetapi juga dengan ragam objek wisata yang memikat hati. Mulai dari keindahan alam hingga destinasi religi, Aceh memiliki segalanya. Yuk, kita jelajahi tujuh objek wisata ikonik di Aceh yang patut kamu kunjungi!

Pesona Wisata Aceh: Dari Keindahan Alam Hingga Warisan Religi

1. Museum Tsunami Aceh

Museum Tsunami Aceh menjadi saksi bisu dari bencana dahsyat yang melanda Aceh pada tahun 2004. Dirancang oleh Ridwan Kamil, museum ini dibangun pada tahun 2008 untuk mengenang peristiwa tragis tersebut. Saat memasuki museum, pengunjung akan melalui lorong gelap dengan aliran air di dindingnya, yang menciptakan suasana emosional yang mendalam. Salah satu bagian yang paling mengharukan adalah ruang “The Light of God”, yang berisi ribuan nama korban tsunami, dengan latar suara ayat-ayat suci Alquran yang membuat suasana semakin khidmat.

Museum ini terletak di Jalan Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh, dekat dengan Masjid Raya Baiturrahman. Buka setiap hari kecuali Jumat, mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB, dan tiket masuknya sangat terjangkau, hanya Rp5.000.

2. Museum PLTD Apung

Salah satu saksi nyata lainnya dari bencana tsunami adalah Museum PLTD Apung. Kapal Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) seberat 2.600 ton ini terdampar ke daratan Banda Aceh akibat dahsyatnya gelombang tsunami. Terletak di Desa Punge Blang Cut, museum ini menawarkan edukasi tentang mitigasi bencana dan memungkinkan pengunjung untuk berswafoto di deck kapal atau mencoba teropong besar di lantai atas. Museum ini buka mulai pukul 09.00 hingga 17.30 WIB dengan sistem pembayaran sukarela.

3. Masjid Raya Baiturrahman

Masjid Raya Baiturrahman adalah salah satu ikon religi di Aceh. Dengan arsitektur yang megah dan ornamen yang indah, masjid ini menawarkan suasana yang sejuk dan damai. Terletak di pusat Kota Banda Aceh, masjid ini berdekatan dengan Pasar Aceh dan menjadi tempat yang wajib dikunjungi. Pada hari Jumat, payung-payung raksasa di halaman masjid akan dibuka, memberikan pemandangan yang mirip dengan Masjid Nabawi di Madinah.

4. Kilometer 0 Indonesia

Tugu Kilometer 0 Indonesia terletak di Kota Sabang, Pulau Weh, dan menjadi simbol geografis ujung barat Indonesia. Tempat ini sering dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. Selain mengunjungi tugu, pengunjung dapat menikmati aktivitas snorkeling dan diving di beberapa spot selam di sekitar Sabang, yang terkenal dengan keindahan bawah lautnya. Untuk mencapai Sabang, pengunjung harus menyeberang dengan kapal cepat dari Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh.

5. Pantai Lampu’uk

Pantai Lampu’uk di Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, adalah destinasi pantai yang populer, terutama menjelang waktu senja. Dengan hamparan pasir putih dan ombak yang menenangkan, pantai ini menjadi tempat yang sempurna untuk menikmati sunset. Pantai ini berjarak sekitar 15 kilometer dari Kota Banda Aceh dan menawarkan fasilitas untuk berselancar. Tarif masuk ke pantai ini hanya Rp3.000, dan pantai ini buka setiap hari.

6. Masjid Raya Baitul Makmur

Masjid Raya Baitul Makmur di Kecamatan Johan Pahlawan, Kota Meulaboh, Aceh Barat, adalah destinasi religi lainnya yang patut dikunjungi. Masjid ini memiliki arsitektur ala Timur Tengah dengan warna cokelat keemasan yang dominan. Interior masjid yang menakjubkan, termasuk lampu gantung ukir yang besar di bagian tengah, membuatnya semakin istimewa. Masjid ini memiliki dua tingkatan dan menawarkan suasana yang khidmat dan damai. Jangan lupa kunjungi artikel sebelumnya Cara Menghilangkan Komedo Secara Alami untuk Mendapatkan Wajah Halus

7. Danau Laut Tawar

Terletak di Dataran Tinggi Gayo, Kota Takengon, Danau Laut Tawar adalah permata alami di Aceh Tengah. Perjalanan dari Banda Aceh ke Takengon memakan waktu sekitar 6 jam, namun sesampainya di sana, pengunjung akan disuguhkan dengan pemandangan danau yang luas dan udara pegunungan yang sejuk. Aktivitas seperti camping di pinggir danau, naik sampan, perahu karet, atau speed boat dengan tarif mulai dari Rp20.000 dapat dinikmati di sini. Dermaga-dermaga di sekitar danau juga sering dijadikan tempat berfoto karena pemandangannya yang instagramable.

Aceh memang menawarkan berbagai macam destinasi wisata yang tidak hanya memanjakan mata tetapi juga memberikan pengalaman berharga. Dari wisata sejarah yang mengharukan, wisata religi yang mendalam, hingga wisata alam yang menenangkan, semuanya bisa kamu temukan di provinsi ini. Jadi, jangan ragu untuk merencanakan perjalanan ke Aceh dan nikmati pesonanya yang tak terlupakan. Ajak keluarga dan sahabat-sahabatmu untuk ngetrip ke Bumi Serambi Mekkah!

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *